Jaka Geledek 1 - 12

Jaka Geledek 1 - 12

Djair / Jul 22, 2019

Jaka Geledek None

  • Title: Jaka Geledek 1 - 12
  • Author: Djair
  • ISBN: null
  • Page: 197
  • Format: Paperback
  • None

    • [PDF] ✓ Unlimited ☆ Jaka Geledek 1 - 12 : by Djair ✓
      197 Djair
    • thumbnail Title: [PDF] ✓ Unlimited ☆ Jaka Geledek 1 - 12 : by Djair ✓
      Posted by:Djair
      Published :2019-04-27T08:33:42+00:00

    About "Djair"

      • Djair

        Dia adalah satu dari The Big Seven Dan Djair Warni, komikus itu, menjadi salah satu dari tujuh besar karena karyanya Jaka Sembung, Djaka Gledek, Si Tolol, Kiamat Kandang Haur, Malaikat Bayangan, dan Toan Anak Jin Seperti rekan rekannya sesama The Big Seven , Djair tergolong komikus otodidak Ia sudah membuat komik sejak masih remaja Padahal, dulu ayahnya menaruh harapan supaya Djair bercita cita sebagai insinyur Waktu itu saya sering dimarahi Ayah karena lebih senang membuat komik daripada belajar Akhirnya saya mencuri curi kesempatan, tutur Djair Ia menggemari karya karya Ganes T.H Si Buta dari Goa Hantu , Jan Mintaraga Rio Purbaya , dan Hans Jaladara Panji Tengkorak ini.Mungkin karena itulah komik komik Djair juga memiliki pengaruh dari komikus yang dikaguminya ia cenderung mengisahkan pengembaraan seorang pendekar dalam menegakkan kebenaran Kisah pengembaraan para pendekar yang dianggap pahlawan itu lengkap dibumbui cerita kehidupan sehari harinya, sehingga terasa membumi Lihat saja Jaka Sembung Berbeda dengan tokoh hero seperti Si Buta dari Goa Hantu atau Panji Tengkorak yang selalu berkawan dengan sunyi, Jaka Sembung justru digambarkan sebagai tokoh yang sudah berkeluarga Atribut yang digunakan Jaka juga tidak seperti Si Buta, yang berpakaian kulit ular, melainkan baju biasa berlilit sarung Begitu populernya hingga kisah Jaka Sembung itu sempat diangkat ke layar lebar dengan bintang Barry Prima.Beberapa Judul Cersil Jaka Sembung 1 Bajing Ireng2 Gerombolan Lalawa Hijau3 Raja Rampok dari Lereng Ciremai4 Badai Laut Arafuru5 Air Mata Kasih Tertumpah di Kandanghaur6 Lagu Rindu dari Puncak Ciremai7 Menumpas Gerombolan Lalawa Hideung8 Mahligai Cinta Sepasang Pendekar9 dllPada masa jayanya, penghasilan yang diperolehnya cukup untuk menghidupi istri dan ketiga anaknya Maklum, untuk satu cerita terdiri dari 7 sampai 10 jilid ia memperoleh Rp 100 ribu, yang merupakan angka yang tinggi untuk ukuran tahun 1960 an Sayang, zaman keemasannya sulit terulang Ia bahkan pesimistis, komik Indonesia bakal bangkit kembali Soalnya, Sekarang sudah ada televisi, bioskop, mal, dan videogame Anak anak sudah terbiasa dicekoki komik terjemahan dari luar negeri, kata Djair Ia kini banting setir menekuni profesi di dunia sinetron dan film sebagai penulis skenario Salah satu karyanya adalah skenario film Fatahillah, yang dibiayai Pemerintah DKI 1997.Sumber era90 2010 04 pro


    850 Comments

    Leave a Reply