Relativitas: Arsitek di Ruang Angan dan Kenyataan

Relativitas: Arsitek di Ruang Angan dan Kenyataan

Adi Purnomo / Sep 19, 2019

Relativitas Arsitek di Ruang Angan dan Kenyataan Ketika arti arsitektur yang hadir di depan khalayak luas seakan tereduksi hanya tinggal menjadi urusan gaya atau langgam saja apa yang lalu menjadi urusan arsitek Ketika yang semu dan yang berusaha s

  • Title: Relativitas: Arsitek di Ruang Angan dan Kenyataan
  • Author: Adi Purnomo
  • ISBN: 9799947219
  • Page: 105
  • Format: None
  • Ketika arti arsitektur yang hadir di depan khalayak luas seakan tereduksi hanya tinggal menjadi urusan gaya atau langgam saja, apa yang lalu menjadi urusan arsitek Ketika yang semu dan yang berusaha sejati bertumpuk bersama dalam satu ruang kota, dimana sebuah praktek arsitek mampu menempatkan dirinya Arsitek hidup di suatu relativitas ruang angan dan kenyataan Apa taKetika arti arsitektur yang hadir di depan khalayak luas seakan tereduksi hanya tinggal menjadi urusan gaya atau langgam saja, apa yang lalu menjadi urusan arsitek Ketika yang semu dan yang berusaha sejati bertumpuk bersama dalam satu ruang kota, dimana sebuah praktek arsitek mampu menempatkan dirinya Arsitek hidup di suatu relativitas ruang angan dan kenyataan Apa tanggapannya teradap zaman yang menggeliat tak menentu ini Buku ini merupakan penggalan pendek perjalanan sebuah praktek arsitek yang sedang berusaha menyelami itu semua Sebuah praktek yang masih menyimpan banyak ketidakmengertian dan sejumput kegentaran menghadapi gerak zaman ini Buku ini bebas dibaca sebagai jurnal pribadi, meski tetap berharap bisa mengambil bagian yang lebih jauh dalam telaah arsitektur di negeri ini Adi Purnomo

    • Best Download [Adi Purnomo] è Relativitas: Arsitek di Ruang Angan dan Kenyataan || [Suspense Book] PDF à
      105 Adi Purnomo
    • thumbnail Title: Best Download [Adi Purnomo] è Relativitas: Arsitek di Ruang Angan dan Kenyataan || [Suspense Book] PDF à
      Posted by:Adi Purnomo
      Published :2018-010-22T07:56:07+00:00

    About "Adi Purnomo"

      • Adi Purnomo

        1968born in Yogyakarta, Indonesia1986studied architecture at UGM Gadjah Mada University , Yogyakarta, Indonesia1994worked at PAI, Jakarta, Indonesia1998worked at DP Architects, Singapore2000founded his own architecture firm2002won IAI Indonesian Institute of Architects Award for Urban Houses2002won IAI Young Architect Award2004featured in Tempo Indonesian magazine 2005featured in a u Japan architecture and urban planning magazine 2009together with the students of UPH Pelita Harapan University , won 2nd place in International Design Competition Envisioning Jakarta, organized by International Architecture Biennale Rotterdam IABR , with their proposal Let s Catch The Water Jakarta Sponge City


    763 Comments

    1. di awal pemunculannya, buku ini menarik banyak mahasiswa arsitektur untuk melihat [belum tentu membeli]. telihat dari banyaknya yang hadir dalam acara peluncuran buku ini di togamasgaimana seorang arsitek yogya [ugm] bisa menampilkan karya-karya yang minimalis begini? untuk diketahui, arsitektur 'gaya yogya' biasanya memang penuh rincian. di sekujur bangunan dijarah dan dirajah. sedangkan karya-karya mamo yang ditampilkan buku ini nyaris dingin, minimalis, esensialis. hanya menampilkan secara vi [...]


    2. Adi adalah salah seorang arsitek yang saya kagumi. Daya survivenya dengan mendirikan biro sendiri, dan kekonsistenannya dalam menjalankan konsep green architecture.Karyanya kini telah mempunyai ciri khas dengan adanya pola yang sederhana, mnamun monumental dan bermakna dalam. Setiap ruang ciptaannya memiliki makna perenungan tersendiri dan menjadi sentral atas fungsi ruang tersebut.Buku ini semacam portofolio Adi, juga buah-buah pemikirannya tidak hanya dalam goresan gambar, namun juga huruf dan [...]


    3. Kalau ada satu buku yang sangat mempengaruhi hidup saya adalah buku ini. Ini buku pertama yang membuat saya mencintai dunia arsitektur.


    4. Salah satu buku yang menjadi daftar buku yang saya cari di tahun 2016, akhirnya berhasil saya dapatkan setahun setelahnya di salah satu toko buku loakan di jakarta dengan harga yang sangat jauh lebih murah dari harga barunya sekarang (150k). Merasa sangat beruntung bisa membaca (dan juga merenungi) karya salah satu Arsitek Indonesia yang terbilang dari semenjak saya selesai membaca buku ini telah masuk daftar Tokoh-tokoh idola saya, Mas Mamo sapaan akrabnya menuangkan pikiran-pikirannya ke dalam [...]


    5. Berbagai pemikiran dan alasan (dan sedikit curhatan) penulis dalam berkarya, disampaikan sederhana, namun sangat kaya makna.




    6. Buku Ini adalah bulu arsitektur plus esai-esai penulisnya, ia menampilkan banyak kritik mengenai tampilan perkotaan, khususnya Jakarta. misalnya "Perkampungan real estate modern" yang dari segi arsitekturnya menampakan kecanggungan antara kehendak berbaur dengan kampung belakangnya tetapi juga memisahkan diri serta fenomena bertumbuh-kembangnya perkampungan liar yang ia sebut sebagai "organik" sebagai akibat kegagalan pemda menyediakan hunian bagi warganya. Selain dilengkapi foto-foto yang unik, [...]


    7. Buku ini sama seperti ‘literatur’ arsitektur Indonesia lainnya yang isinya berupa katalog karya pak Mamo sendiri. Yang membuat spesial tentu saja kontennya yang berisi pikiran, keresahan, pertanyaan dan sikap dalam proses berkaryanya yang terbentur antara idealisme dan realisme, menunjukkan kemantapan sikap arsitektur seorang Adi Purnomo. Sesuatu yang tidak banyak hadir di buku lain, yang tampilan visualnya lebih ‘wah’ dan mendominasi dibanding cerita dibalik karyanya. Buku setebal 290 h [...]


    8. buku yang membuat berpikir kembali"seberapa cukup adalah cukup?"ungkapan mendasar namun dalam,membuatku sadar bahwa dunia arsitektur pada dasarnya adalah sebuah pilihansitek di ruang angan dan kenyataan adi purnomo menawarkan sebuah teori dan prinsip yg dipegangnya tentang bagaimana berkiprah di luar arus besar dunia arsitekturmikiran dan pertanyaan yang di ungkapkan dalam buku ini membuat kita jadi ikut bertanyaiiiiiiice. boook


    9. buku ini membuka pintu pemahaman saya terhadap pemahaman arsitektur yang sebatas "wadaq" nya saja, akan tetapi arsitektur menjadi sebuah jalan untuk menggali makna, filosofi dan kehidupan.rating 5 bintang itu lebih karena alasan historis, dan impact dari buku ini pada hidup saya, bukan murni isi buku itu sendiri :D


    10. walopun Mamo bukan arsitek idolaku, tapi buku yang dia tulis ini cukup menginspirasi. Buku ini banyak membahas fenomena dan realita dalam dunia arsitektur, terutama dari sudut pandang Mamo yang memang punya ideologi sendiri dalam dunianyalativitas: seberapa cukup adalah cukup???


    11. Perjalanan karya seorang Adi Purnomo — akrab disapa Mas Mamo, disajikan dengan ringan dan jujur. Terbuka dari permasalahan yang ada dan solusinya, hal biasa tersebut dalam review karya arsitektur memiliki sedikit nilai lebih dalam buku ini. Ada—sedikit, kegelisahan





    Leave a Reply